Minggu, 17 Mei 2020

BAB 1 Pengaruh Inflasi, Suku Bunga Kredit, dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Return Saham (Studi Pada Perusahaan Properti yang Terdaftar di BEI tahun 2017 - 2018)

PENGARUH INFLASI, SUKU BUNGA KREDIT, DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP RETURN SAHAM
(Studi Pada Perusahaan Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2018)


Oleh :
ANGGRAENI KUSUMADEWI
NIM 1612000139



INSTITUT KEUANGAN PERBANKAN DAN INFORMATIKA ASIA (ASIAN BANKING FINANCE AND INFORMATICS INSTITUTE)
PERBANAS
JAKARTA
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
2020


BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pada abad milenial ini perkembangan teknologi semakin pesat sehingga persaingan perusahaan juga semakin ketat yang menjadikan perusahaan berlomba-lomba untuk mengahasilkan laba semaksimal mungkin. Untuk menghasilkan laba semaksimal mungkin, perusahaan yang sudah go public menjual sahamnya di pasar modal. Bagi perusahaan yang kelebihan dana, maka perusahaan tersebut bisa mengalokasikan dananya ke perusahaan yang dinilai baik atau sudah terpercaya agar dana tersebut bisa membuahkan hasil di tahun yang akan datang. Salah satu instrumen keuangan yang paling banyak diminati oleh investor adalah saham, reksa dana dan obligasi, karena memberikan keuntungan yang menarik.
Pada saat krisis ekonomi menghantam Indonesia pada pertengahan 1997, kinerja pasar modal sempat mengalami penurunan tajam bahkan diantaranya mengalami kerugian. Kondisi ini akan mempengaruhi investor untuk melakukan investasi di pasar modal khususnya saham dan akan berdampak terhadap harga pasar saham di bursa. Selain itu krisis ekonomi juga dapat menyebabkan variabel-variabel ekonomi makro seperti, inflasi, nilai tukar dan tingkat suku bunga mengalami perubahan yang cukup tajam. Pada pasar modal yang diharapkan oleh investor yang telah menanamkan modalnya adalah pengembalian (return) saham yang lebih besar dari dana yang telah mereka tanamkan.
Pada dua tahun terakhir bisnis properti mengalami penurunan dan peningkatan yang tidak menentu pada return saham yang diperoleh, hal ini bisa dikarenakan menurunnya minat konsumen akan pembelian proyek dari perusahaan properti yang di pengaruhi oleh kebijakan makro ekonomi. Menurut Tandelilin (2010) variabel ekonomi makro yang perlu diperhatikan investor antara lain adalah tingkat inflasi, tingkat suku bunga, nilai tukar rupiah, produk domestik bruto (PDB), anggaran defisit, investasi swasta, serta neraca perdagangan dan pembayaran. Pada penelitian ini penulis mengembangkan tiga variabel ekonomi makro yaitu inflasi, tingkat suku bunga kredit, dan nilai tukar rupiah untuk mengukur seberapa besar pengaruhnya terhadap return saham properti. Berikut ini adalah perkembangan return saham properti pada tahun 2017-2018 tampak pada Gambar 1.1.
Gambar 1.1
Return Saham Properti tahun 2017-2018
Sumber: Investing.com
Penelitian Jamaludin et al. (2017); Kristanto dan Idris (2016) bahwa inflasi berpengaruh negatif terhadap return saham. Penelitian Lindayani, Kt, dan Dewi (2016) menyatakan bahwa inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham. Sedangkan menurut Adeputra dan Wijaya (2016); Setyaningrum dan Muljono (2016) hasil penelitiannya menunjukkan bahwa inflasi tidak berpengaruh terhadap return saham.
Penelitian yang dilakukan Adeputra dan Wijaya (2016); Saputra dan Dharmadiaksa (2016); Setyaningrum dan Muljono (2016) menyatakan bahwa suku bunga berpengaruh negatif terhadap return saham. Penelitian Buana dan Haryanto  (2016); Karim (2015); Sudarsono dan Sudiyanto (2016) menyatakan bahwa suku bunga berpengaruh positif terhadap return saham. Sedangkan menurut Kristanto dan Idris (2016) menyatakan bahwa suku bunga tidak berpengaruh terhadap return saham.
Menurut Pervaiz et al. (2018); Saputra dan Dharmadiaksa (2016) bahwa nilai tukar berpengaruh negatif terhadap return saham. Penelitian Jamaludin et al. (2017); Sudarsono dan Sudiyanto (2016) bahwa nilai tukar berpengaruh positif terhadap return saham. Penelitian Setyaningrum dan Muljono (2016) penelitiannya menyatakan bahwa nilai tukar tidak berpengaruh terhadap return saham.
Berdasarkan dari latar belakang di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Inflasi, Suku Bunga Kredit, dan Nilai Tukar terhadap Return Saham (Studi  pada Perusahaan Properti yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017 – 2018)”.

1.2 Perumusan Masalah

Sesuai dengan latar belakang, untuk memberikan fokus dan batasan penelitian agar hasil yang diperoleh bisa memberikan kesimpulan yang baik, penulis merumuskan masalah sebagai berikut:
2.      Apakah Suku Bunga Kredit berpengaruh terhadap return saham Properti yang terdaftar di BEI?
3.      Apakah Nilai tukar berpengaruh terhadap return saham Properti yang terdaftar di BEI?
4.      Apakah model yang digunakan dalam penelitian ini layak untuk menjelaskan return saham Properti yang terdaftar di BEI?

1.3 Tujuan Penelitian

Dengan adanya rumusan masalah tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk:
1.      Untuk menganalisis dan mendapatkan bukti empiris pengaruh Inflasi terhadap return saham Properti yang terdaftar di BEI.
2.      Untuk menganalisis dan mendapatkan bukti empiris pengaruh Suku Bunga Kredit terhadap return saham Properti yang terdaftar di BEI.
3.      Untuk menganalisis dan mendapatkan bukti empiris pengaruh Nilai tukar terhadap return saham Properti yang terdaftar di BEI.
4.      Untuk mengevaluasi dan mendapatkan bukti empiris kelayakan model yang digunakan dalam penelitian ini menjelaskan return saham Properti yang terdaftar di BEI.

1.4 Manfaat dan Kegunaan Penelitian

Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan yaitu:
1.      Bagi calon investor
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi yang berfungsi sebagai bahan pertimbangan dan referensi dalam pengambilan keputusan investasi.
2.      Bagi manajemen perusahaan
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar petimbangan dalam pengambilan keputusan pendanaan dan manajerial dalamrangka memaksimumkan kinerja perusahaan dan kesejahteraan pemegang saham.
3.      Bagi peneliti selanjutnya
Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai referensi untuk penelitian selanjutnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Previous Post Back to Top